Langsung ke konten utama

Frozen Shoulder

Frozen shoulder merupakan suatu kondisi yang menyebabkan keterbatasan gerak sendi bahu yang sering terjadi tanpa dikenali penyebabnya
adanya keterbatasan lingkup gerak sendi baik secara aktif mapun pasif adanya nyeri mobilisasi pasif terbatas dalam pola capsular
dengan gerakan eksternal rotasi yang paling terbatas diikuti oleh gerakan abduksi dan
internal rotasi (Donatelli, 2012)


Etiologi
Frozen shoulder penyebabnya tidak diketahui. Diduga penyakit ini merupakan respon autoimun terhadap hasil-hasil rusaknya jaringan lokal. 
Faktor pencetus frozen shoulder disebabkan oleh trauma, injuri, juga penggunaan sendi bahu secara berlebih. faktor lain karena
imobilisasi lama, imunitas tubuh, hemiparese, dan diabetes melitus (Cluett, 2007)

Patologi
Peradangan fibrous yang terjadi pada kapsul sendi akan mengakibatkan adhesi pada bursa subdeltoid, adhesi intraartikuler dan artikuler. Perlengketan yang terjadi menyebabkan pergerakan sendi menjadi terbatas (Shiel, 2006).
Frozen shoulder terdiri dari 3 fase yaitu : 
a.Fase I _ the freezing (painful phase)
b.Fase II _ the frozen (stiff phase)
c.Fase III _ the thawing (recovery phase)

Tanda dan Gejala Klinis
Tanda dan gejala frozen shoulder antara lain nyeri di daerah bahu pada yang disertai berkurangnya LGS sendi bahu, terutama ketika meraih ke belakang dan elevasi bahu. Rasa tidak nyaman biasanya dirasakan pada daerah anterolateralbahu dan lengan.
Gejala yang khas dari frozen shoulder adalah nyeri, kekakuan dan keterbatasan pada LGS bahu. Kadang-kadang disertai penurunan kekuatan otot sekitar bahu karena tidak digunakan (Donatelli, 2011).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Batang Otak , Diensefalon, Serebrum, dan Serebelum Serta Fungsinya

BATANG OTAK : ​•Otak Tengah Berisi jalur Asendens dan Desendens serta Nuklei Saraf Kranial Spesifik (Penting untuk Pengendalian Motorik) ​•Pons Berisi Nuklei untuk pengaturan pernapasan dan Untuk saraf kranial V, VI dan VII   ​•Medula Oblongata Mengatur pernapasan, jantung, dan pusat vasomotor, berisi nuklei untuk saraf kranial VIII hingga XII DIENSEFALON : ​Talamus mengantarkan informasi ke area sensorik kortikal spesifik ​Hipotalamus mengendalikan suhu tubuh, emosi, agresi, makan, minum, siklus tidur/bangun, perilaku seksual, dan pengaturan saraf otonom SEREBRUM ​•Hemisfer Serebral lihat fungsi setiap lobus di tabel 4-67 •​Ganglia Basal Membentuk sistem motorik penghubung  yang disebut ekstrapiramidal; penting dalam penyusunan rencana motorik dan penyesuaian gerakan SEREBELUM : ​•Arkiserebelum ekuilibrium dan pengaturan tonus otot •​Paleoserebelum Pemeliharaan Postur dan pengendali gerakan volunter ​•Neoserebelum Ko...