Sindrom De Quervain adalah suatu bentuk peradangan selaput tendon di sarung sinovial yang menyelubungi otot extensor pollicis brevis dan otot abductor pollicis longus disertai nyeri. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Penatalaksanaan berupa cara non-bedah dan pembedahan.
ETIOLOGI
•Overuse
Gerakan berlebihan dan terlalu membebani sendi carpometacarpal I dapat menyebabkan ruptur dan peradangan akibat gesekan, tekanan, dan iskemia daerah persedian
•Trauma langsung
Trauma yang langsung mengenai tendon otot abductor pollicis longus dan extensor pollicis brevis dapat merusak jaringan serta menyebabkan peradangan yang bisa menimbulkan nyeri.
•Radang sendi
Kerusakan sendi akibat proses radang mengakibatkan erosi tulang pada bagian tepi sendi akibat invasi jaringan granulasi dan akibat resorbsi osteoklas. Kemudian pada tendon terjadi tenosinovitis disertai invasi kolagen yang dapat menyebabkan ruptur tendon.i
PATOFISIOLOGI
Gerakan dan beban berlebihan pada sekitar sendi carpometacarpal I menimbulkan gesekan, tekanan, dan iskemia 5-7 apabila terus-menerus akan menimbulkan peradangan, mengakibatkan bengkak dan nyeri. Inflamasi daerah ini umumnya terjadi pada penggunaan tangan dan ibu jari untuk kegiatan berulang atau repetitif.
DIAGNOSIS
•Rasa nyeri sekitar ibu jari
•Bengkak pergelangan tangan sisi ibu jari
•Rasa tebal sekitar ibu jari
•Penumpukan cairan pada daerah yang bengkak
•Krepitasi saat menggerakkan ibu jari
•Sendi ibu jari terasa kaku saat bergerak
•Penurunan lingkup gerak sendi carpometacarpal
Pemeriksaan fisik tes Finkelstein menentukan adanya tenosinovitis tendon abductor pollicis longus dan extensor pollicis brevis. Tes Finkelstein dirancang oleh Harry Finkelstein (1865-1939).
Pentalaksanaan Fisioterapi
Tatalaksana non-bedah berupa edukasi menghindari pekerjaan yang menggunakan jari-jari tangan.12 Pasien dianjurkan untuk mengistirahatkan (imobilisasi) kompartemen dorsal pertama ibu jari untuk mencegah edema lebih lanjut. Idealnya, imobilisasi sekitar 4-6 minggu.12 Dapat dilakukan kompres dingin untuk membantu mengurangi edema. Jika gejala berlanjut, dapat diberikan anti-inflamasi oral atau injeksi.
Komentar
Posting Komentar